Wisata Kuliner Lombok

Wisata Lombok Anda tidak hanya bisa mengunjungi obyek wisatanya saja, namun di Lombok yang bisa Anda temukan adalah wisata kuliner khas Lombok, seperti :

1. Nasi Puyung
Nasi Puyung adalah nasi yang ditaburi dengan ikan ayam, kacang, parutan kelapa serta yang dilumuri dengan bumbu khas yang sangat pedas.
Para pecinta pedas pasti ingin mencicipinya.

2. Sate Bulayak
Sate bulayak adalah menu yang paling cocok untuk makan siang, karena  sate ini sangat gurih dan enak. Sate ini tidak hanya terbuat dari daging ayam juga namun ada juga daging sapi yang bisa Anda pilih waktu wisata kuliner. Sedangkan bulayak ini hampir mirip dengan lontong namun bulayak ini di bungkus menggunakan daun saren atau daun kelapa yang berbentuk tabung.

3. Pelecing Kangkung
Pelecing kangkung adalah kuliner Lombok yang paling sering di cari wisatawan. Pelecing kangkung terbuat dari kangkung yang berkualitas dengan ditemani oleh touge serta kacang lalu dilumuri dengan bumbu khas lombok.

4. Pecel Tupat
Pecel Tupat Anda bisa temui di berbagai daerah di Indonesia namun pecel tupat di Lombok memiliki ke khasan rasa tersendiri. Pecel Tupat Lombok terbuat dari potongan kangkung, touge, tahu, potongan mentimun dan di lumuri bumbu kacang khas Lombok.

5. Ayam Taliwang
Ayam Taliwang adalah makanan yang paling terkenal dengan masakan khas lomboknya. Jika Anda mencicipi masakan khas Lombok yang satu ini pasti Anda pingin mencicipi lagi dan lagi.

Setelah membaca informasi diatas pasti langsung pingin mencicipinya kan ? makanya yuuk buruan hubungi Lombok Tour Plus di :
+62 370 7027 587 (Office)
+62 8523 746 2788 (As)
+62 8180 362 3989 (XL)
+62 8573 985 3977 (IM3)
karena Lombok Tour Plus siap mengantar Anda untuk wisata kuliner di Lombok. yuuuk buruan :)

Ditunggu kedatangannya di Lombok untuk bertanay mengenai kuliner Lombok bisa langsun Y’m juga di Ym : lomboktourplus


Informasi Singkat tentang Pulau Lombok dan Masyarakatnya

Lokasi geografis Pulau Lombok berada di Asia Tenggara dengan koordinat 8. 565A S 116. 351A E Gugusan Pulau-Pulau kecil Sunda. Pulau Lombok ini memiliki luas 4, 725 Km. Lokasi tertinggi adalah Rinjani dengan ketinggian 3, 726 m. Pulau Lombok menjadi bagian dari provinsi Nusa Tenggara Barat dan Ibu kotanya adalah Mataram.

Secara demografis, Pulau Lombok ini memiliki populasi penduduk 2, 536, 000 jiwa menurut data pada tahun 2004. Dan penduduk pribumi merupakan suku Sasak. Namun di Pulau Lombok terdapat suku-suku lain yang merupakan suku pendatang, Seperti Bali, Jawa dan berbagai macam lainnya. Jumlah penduduk suku sasak adalah 2, 6 juta jiwa atau 85% dari Total penduduk Pulau Lombok. Mereka mempunyai hubungan dengan orang Bali dari segi budaya dan bahasa.

Sejarah Singkat Tentang Pulau Lombok

Sejarah Pulau Lombok, Terdapat sebuah kerajaan yang merupakan kerajaan tertua yang pernah ada dan berkembang di Pulau Lombok. Kerajaan itu bernama kerajaan Selaparang. Kerajaan itu disebut juga sebagai cikal bakal raja-raja Lombok. Kemudian karena kerajaan Selaparang menjadi ikon penting Di pulau Lombok ini. Karena ada nya kerajaan tersebut, Lombok sering di sebut juga dengan nama bumi Selaparang.

Catatan kerajaan-kerajaan di Lombok mengatakan jika kerajaan di Lombok dimulai dari masuknya majapahit melalui expedisi di bawah Mpu Nala pada tahun 1343, sebagai pelaksanaan Sumpah Palapa Maha Patih Gajah Mada dan dilanjutkan dengan inspeksi Gajah Mada sendiri pada tahun 1352.

Menurut Djelenga, ekspedisi ini meninggalkan jejak kerajaan Gelgel di Bali. Dan di Lombok selama perkembangannya meninggalkan empat kerjaan yang saling bersaudara yaitu, Kerajaan Bayan di Barat, kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat pula beberapa kerjaan kecil seperti Parwa dan Sokong.

Letak Secara Grafis Pulau Lombok

Secara Geografis, Letak Pulau Lombok dan Pulau  Bali memang terpisah. Namun ke duanya memiliki kesamaan yang menjadikan Lombok dekat dengan Bali. Karena hal itu munculah istilah di Lombok yang kita bisa temukan di Bali.

Akulturasi Budaya antara penduduk lokal, Bali dan juga Jawa juga nampak dalam tradisi dan  budaya masyarakat. Contohnya ikat kepala yang dalam budaya Sasak disebut sapuk dan biasa nya dipakai pria memiliki kemiripan dengan destar dalam busana Bali. Sasak dan Bali memiliki kebiasaan yang bernama Nebon. Yang berarti sang suami membiarkan rambut nya panjang selama istrinya sedang mengandung dan akan di potong setelah sang istri melahirkan. Untuk mendapatkan keturunan berkualitas, selama ibu mengandung yang bertugas mengerjakan kegiatan rumah tangga adalah sang suami. Selain mendapatkan keturunan yang berkualitas, harapan pada sang anak adalah agar memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang lebih baik.

Dahulu ada kebiasaan jika pemuda berkunjung ke rumah sorang gadis, maka pemuda tersebut harus bisa mengungkap kan isi hati nya murni dengan menggunakan bahasa Sasak yang baik dan benar.